Pemberdayaan Disabilitas: Tim Monev LPDP dan LPPM UNS Tinjau Langsung Progres Program CREADIS di RS Panti Waluyo Surakarta
SURAKARTA, 15 April 2026 – Upaya penguatan kemandirian ekonomi bagi kelompok disabilitas terus menunjukkan progres signifikan melalui program CREADIS (Creativity and Vocational Skills Enhancement Program). Pada hari ini, Rabu (15/04), dilaksanakan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lapangan untuk meninjau pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang merupakan hasil kolaborasi internasional antara Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Utara Malaysia (UUM), dan RS Panti Waluyo Surakarta.
Hadir dalam kegiatan ini tim dari LPPM UNS selaku koordinator dan fasilitator program, serta perwakilan pemantau program dana hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa dana hibah yang dikelola tepat sasaran dalam meningkatkan taraf hidup kelompok marginal binaan RS Panti Waluyo yang berlokasi di Kelurahan Kerten.
Transformasi Ekonomi Melalui Keterampilan Vokasional Program CREADIS dirancang sebagai inkubator bisnis komprehensif. Hingga saat ini, para peserta disabilitas telah menerima berbagai pelatihan strategis, mulai dari:
• Inkubasi Produk: Pengembangan UMKM pangan sehat yang bernilai jual tinggi.
• Manajemen Bisnis: Pelatihan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan pengelolaan aset secara profesional.
• Identitas Visual: Pendampingan oleh pakar DKV UNS untuk menciptakan branding dan kemasan produk yang menarik.
• Legalitas Usaha: Fasilitasi pengurusan izin agar produk layak masuk ke pasar yang lebih luas.
• Pemasaran dan Distribusi produk : Pendampingan pembuatan konten yang menarik dan strategi distribusi melalui pitching produk ke target konsumen
Kolaborasi Lintas Sektor Ketua Tim Koodinator dari LPPM UNS menyatakan bahwa kehadiran tim monev hari ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan keberlanjutan program. RS Panti Waluyo Surakarta, sebagai mitra strategis, berperan krusial dalam menjembatani akses layanan kesehatan sekaligus menjadi wadah pembinaan komunitas disabilitas agar mampu berwirausaha secara mandiri.
"CREADIS bukan sekadar program jangka pendek, melainkan komitmen kami untuk menjadikan penyandang disabilitas sebagai subjek ekonomi yang tangguh. Dengan pendampingan dari pakar akademisi UNS dan UUM, serta dukungan dana dari LPDP, kita ingin mereka memiliki taraf hidup yang jauh lebih baik dan inklusif," ujar perwakilan tim pelaksana di sela-sela kegiatan monev.
Melalui monev ini, diharapkan sinergi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan lembaga donor dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di Surakarta.
________________________________________
Tentang CREADIS: Creativity and Vocational Skills Enhancement Program (CREADIS) adalah inisiatif pemberdayaan masyarakat yang didanai oleh LPDP, berfokus pada pelatihan keterampilan vokasional dan kewirausahaan bagi kelompok disabilitas untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

