Edukasi Proaktif: RS Panti Waluyo Surakarta Bersama Klinik Pratama Sekip Kupas Tuntas Bahaya Senyap Hipertensi
SURAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia dan penderita penyakit kronis, dr. Roro Flaviana Bayu Astiyani, Sp.PD, FINASIM, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan penyuluhan kesehatan bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Klinik Pratama Panti Waluyo Sekip, Jumat (27/3).
Mengusung tema pengelolaan hipertensi, kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman mendalam mengenai risiko komplikasi serta langkah penanganan yang tepat bagi mereka yang telah terdiagnosis tekanan darah tinggi.
Dalam paparannya, dr. Asty menekankan bahwa hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena gejalanya yang sering tidak disadari namun berdampak fatal.
"Hipertensi bukan sekadar angka tekanan darah yang tinggi, melainkan pintu masuk bagi berbagai penyakit serius seperti stroke, gagal jantung, hingga kerusakan ginjal jika tidak dikelola dengan disiplin," ujar dr. Asty di hadapan puluhan peserta yang hadir.
Manajemen Penanganan yang Tepat Selain menjelaskan mengenai risiko komplikasi, dr. Asty juga membagikan strategi praktis dalam menangani hipertensi secara berkelanjutan. Beliau menyoroti pentingnya kepatuhan minum obat, kontrol rutin di fasilitas kesehatan, serta modifikasi gaya hidup melalui pola makan rendah garam dan aktivitas fisik yang terukur bagi para peserta Prolanis.
Antusiasme Peserta
Suasana penyuluhan berlangsung sangat interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari tips mengatur menu harian hingga cara membedakan mitos dan fakta seputar pengobatan herbal vs medis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kesehatan preventif bagi masyarakat Surakarta. Diharapkan melalui penyuluhan ini, para peserta Prolanis dapat lebih berdaya dalam menjaga kesehatan mandiri sehingga angka harapan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat.

