PERINGATAN HARI STROKE SEDUNIA
Rabu, 30 Oktober 2019 - 13:27:50 WIB
Ditulis oleh : Arinda
Kategori: Umum - Dibaca: 264 kali

Peringatan Hari Stroke Sedunia

 Don’t Be The One!

 

     Setiap tahun pada tanggal 29 Oktober diperingati sebagai Hari Stroke Sedunia. Peringatan ini merupakan salah satu momen untuk menanamkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit stroke. Tema yang diusung pada tahun ini oleh WSO (World Stroke Organization) adalah Don’t Be The One. Tema ini diangkat untuk meningkatkan atensi masyarakat akan bahaya penyakit stroke karena stroke saat ini tidak hanya menyerang usia lanjut namun juga usia muda. Bahkan laman jurnal AHA juga menyebutkan jika kematian karena penyakit stroke telah mencapai 9% dari populasi manusia di seluruh dunia. Bahkan kecacatan yang timbul karena stroke saat ini menjadi masalah yang cukup besar bagi masyarakat.

 

     Namun sebenarnya apakah penyakit stroke itu? Menurut Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI mendefinisikan stroke sebagai penyakit pembuluh darah otak dan terjadi apabila pembuluh darah otak mengalami penyumbatan atau pecah. Akibatnya sebagian otak tidak mendapat pasokan darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian sel/jaringan. Terdapat 2 (dua) jenis stroke yaitu Stroke Sumbatan (Iskemik) dan Stroke Perdarahan (Hemoragik).

 

     Stroke Sumbatan merupakan stroke yang sering terjadi dan dibagi menjadi 2 (dua) penyebab yaitu Stroke Emboli dan Stroke Trombotik. Stroke Emboli yaitu bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam jantung atau pembuluh arteri besar yang terperangkap menuju otak. Sedangkan penyebab lain yaitu Stroke Trombotik yaitu bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam pembuluh darah arteri yang mensuplai darah ke otak.

 

      Stroke Perdarahan juga terbagi menjadi 2 (dua) macam penyebab yaitu Perdarahan Intraserebral dan Perdarahan Subarachnoid.  Perdarahan Intraserebral yaitu pecahnya pembuluh darah dan darah masuk ke dalam jaringan yang menyebabkan sel-sel otak mati sehingga berdampak pada kerja otak berhenti. Penyebab tersering adalah Hipertensi, sedangkan penyebab lain Perdarahan Subarachnoid yaitu pecahnya pembuluh darah yang berdekatan dengan permukaan otak dan darah bocor di antara otak dan tulang tengkorak. Penyebab bisa berbeda-beda tetapi biasanya karena pecahnya aneurisma (pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah).

 

     Lalu bagaimana untuk melihat gejala awal serangan stroke? TIA (Transient Ischaemic Attack) atau serangan stroke selintas terjadi apabila pembuluh darah yang menuju ke otak tersumbat sesaat, sehingga aliran darah ke otak akan melambat atau terhenti dan mengakibatkan gejala gangguan fungsi otak sesaat, umumnya terjadi kurang dari 2 jam dan kemudian pasien kembali normal. TIA mempunyai gejala yang sama dengan stroke. Selanjutnya, jika anda atau menemukan seseorang gejala seperti disebutkan di atas, segera periksakan diri ke Rumah Sakit dan jika membutuhkan penanganan darurat segera bawa ke IGD.  

 

      RS Panti Waluyo Surakarta memiliki layanan IGD yang dapat anda akses secara cepat di nomor 0271 712114.

 

Berita Terkait
Nama :
Email :
Pesan :