NATAL BERSAMA PAGUYUBAN SENAM SENDI DAN TULANG RS PANTI WALUYO SURAKARTA
Sabtu, 14 Januari 2017 - 09:43:25 WIB
Ditulis oleh : arsanto
Kategori: Umum - Dibaca: 509 kali

LIPUTAN NATAL BERSAMA PAGUYUBAN SENAM SENDI DAN TULANG RS PANTI WALUYO SURAKARTA

Pagi (10 Januari 2017) rutinitas di RS Panti Waluyo Surakarta tidak seperti biasanya. Beberapa orang lanjut usia mulai memenuhi Gedung Rawat Jalan lantai 3 RS Panti Waluyo Surakarta. Sebagian dari mereka masih mengenakan pakaian olah raga, dan sebagian lagi mengenakan pakaian rapi. Mereka tampak bersemangat dan saling bersalaman sambil melanjutkan percakapan yang mungkin sudah mereka mulai sebelum menuju lantai 3 Gedung Rawat Jalan.

Karyawan perkantoran RS Panti Waluyo belum terlihat aktivitasnya, namun lantai 3 Gedung Rawat Jalan terkhusus ruang Tiberias sudah mulai terlihat aktivitas sejak sebelum pukul 07.00. Suasana berbeda ini muncul karena adanya acara perayaan Natal dan Tahun Baru oleh Paguyuban Senam Sendi dan Tulang (Sentul) RS Panti Waluyo Surakarta. Perayaan ini dihadiri oleh kurang lebih 130 anggota paguyuban yang memang telah rutin mengikuti kegiatan senam sentul setiap Hari Selasa pukul 06.00 di lantai 5 Gedung Rawat Inap RS Panti Waluyo Surakarta. Setelah mengikuti senam rutin, hampir seluruh anggota menghadiri acara natal bersama di Ruang Tiberias Gedung Rawat Jalan yang dipandu oleh Ibu Kus Darwanto dan dimeriahkan oleh paduan suara anggota senam sentul.

Acara ini dihadiri oleh anggota senam sentul baik yang beragama Kristiani, maupun yang beragama non Kristiani. Selain itu juga dihadiri oleh dr. T. Soebroto, M.Kes selaku Direktur RS Panti Waluyo Surakarta beserta jajaran staf. Suasana hangat dan penuh toleransi semakin terbangun ketika Romo Eman Nuwa, MSF dari Gereja Katolik St. Paulus Kleco juga menyampaikan Renungan Natal mengenai makna Natal yang seharusnya tidak hanya dihayati menjadi suatu rutinitas belaka, begitu juga makna hari besar keagamaan lain. Hari besar agama, terkhusus Natal, hendaknya dihayati sebagai momentum memberikan manfaat bagi sekitar, baik kehidupan sosial dengan orang lain maupun hubungan dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya, sehingga dapat mewujudkan kehidupan di bumi yang damai dan sejahtera.

Nama :
Email :
Pesan :

Total Pengunjung : 332818   Hits hari ini : 285   Total Hits : 1523240   Pengunjung Online : 2   IP Anda : 54.80.146.251