Bahaya Membersihkan Telinga Menggunakan Cotton Bud
Senin, 24 Agustus 2015 - 16:10:48 WIB
Ditulis oleh : arsanto
Kategori: Umum - Dibaca: 3746 kali

Bahaya Membersihkan Telinga Menggunakan Cotton Bud

Kebanyakan orang beranggapan bahwa tak membersihkan telinga dapat mengganggu pendengaran. Membersihkan telinga menggunakan cotton bud merupakan suatu hal yang umum dan sering terjadi. Namun, cara tersebut dipandang kurang efektif bagi kesehatan telinga kita. Menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga sebenarnya bisa dilakukan. Hanya saja kurang efektif. Pasalnya, saat kita mencoba membersihkan telinga, kadang kotoran malah ikut terdorong ke dalam. Jadi sebenarnya, kita tidak benar-benar mengeluarkan kotoran dari telinga. Malah mungkin menumpuknya. Selain itu resiko lainnya adalah saat kita membersihkan telinga, ternyata kapas cotton bud tertinggal di dalam telinga. Hal ini mungkin dikarenakan terlalu kuat menggunakan cotton bud atau kualitas cotton bud itu sendiri yang kurang rapat saat dipasang. Cotton bud memang kurang disarankan untuk membersihkan telinga. Karena bisa menyebabkan infeksi pada kulit tipis di dalam telinga bila terlalu keras penggunaannya, serta beresiko mendekati gendang telinga.

 

Lalu, Bagaimana Cara Kita Membersihkan Kotoran Telinga ?

 

Kotoran telinga berfungsi melindungi telinga dari kerusakan dan infeksi sehingga tidak perlu terlalu sering dibersihkan. Tapi kotoran telinga juga kadang mengganggu pendengaran

 

Kulit pada saluran telinga luar memiliki kelenjar khusus yang menghasilkan kotoran telinga,  yang lebih dikenal sebagai cerumen. Tiap orang memiliki bentuk cerumen yang berbeda-beda. Ada yang berbentuk cair, padat atau berupa kulit kering. Warnanya juga bervariasi tergantung pada komposisi.

 

Sebagian besar saluran telinga dapat membersihkan sendiri, dengan cara lapisan kulit saluran telinga bermigrasi dari gendang telinga ke telinga pembukaan luar. Kotoran telinga yang lama akan terus diangkut dari daerah yang lebih dalam dari saluran telinga menuju keluar, biasanya kering, serpihan dan jatuh. Namun bila kotoran telinga terlalu banyak, akan membentuk blok saluran telinga dan mengganggu pendengaran, maka saat itulah kotoran telinga perlu dibersihkan.

 

Orang akan mencoba menggunakan cotton bud atau tetes telinga bila kotoran telinga terlalu keras. Penggunaan cotton bud baik dilakukan bila keadaan kotoran telinga sedikit cair dan tidak keras. Karena apabila kotoran telinga keras, maka penggunaan cotton bud justru akan membuat kotoran tersebut semakin masuk ke dalam telinga.

 

Bagi yang menggunakan tetes telinga, sangat penting untuk mengetahui lebih dulu bahwa telinga Anda tidak mengalami perforasi (bocor) gendang telinga. Menggunakan tetes telinga dengan keadaan gendang telinga berlubang dapat menyebabkan infeksi pada telinga tengah, dan jika disertai rasa sakit, nyeri atau ruam, penggunaan obat tetes harus segera dihentikan.

 

Pada saat seperti ini, dokter mungkin harus membersihkan kotoran telinga keluar (dikenal sebagai lavage), dengan vakum, atau bahkan membersihkannya dengan instrumen khusus. Untuk menjaga kesehatan serta kebersihan telinga, ada baiknya jika Anda mengunjungi dokter THT untuk membersihkan telinga setiap enam bulan sekali.

 

Jika Anda mengalami masalah dengan kotoran telinga, silahkan kunjungi poliklinik THT RS Panti Waluyo Surakarta dengan jadwal sebagai berikut:

 

  • dr Dewi Pratiwi, SpTHT-KL, M.Kes: Senin pkl 19.00 WIB; Rabu dan Jumat pkl 16.00 WIB
  • dr Vicky Eko, Msc, Sp.THT-KL: Selasa dan Kamis pkl 13.00 WIB; Sabtu pkl 12.00 WIB

 

 

*Dari berbagai Sumber

@mikhaelyon (24/8/15)

 
Nama :
Email :
Pesan :

Total Pengunjung : 523072   Hits hari ini : 1013   Total Hits : 2349291   Pengunjung Online : 3   IP Anda : 54.236.246.85