KENALI PENYAKIT AMBEIEN
Selasa, 28 Juli 2015 - 16:45:04 WIB
Ditulis oleh : arsanto
Kategori: Umum - Dibaca: 5541 kali

Kenali Penyakit Ambeien

 

Apakah ambeien itu?

Ambeien (wasir), yang dalam istilah kedokteran dikenal dengan nama Hemorrhoids terjadi ketika pembuluh darah di sekitar dubur atau anus meradang dan membengkak. Risiko untuk terkena ambeien akan meningkat pada orang-orang dengan kondisi :

  • Kehamilan.
  • Penuaan.
  • Diare kronis.
  • Sembelit kronis.
  • Mengangkat beban terlalu berat.
  • Duduk atau berdiri dalam waktu lama.
  • Obesitas.
  • Hubungan anal.
  • Faktor keturunan.

 

Ada dua jenis Ambeien dilihat dari posisi tumbuh, yaitu :

  1. Hemorrhoids External atau Ambeien luar memiliki ciri berada di posisi lubang anus atau dubur. Letak Ambeien luar umumnya berada di sisi depan dan bukan berada di bagian dalam lubang anus / dubur.
  2. Hemorrhoids Internal atau Ambeien dalam memiliki letak berada di dalam lubang anus. Hemorrhoids Internal umumnya hanya terlihat kecil ketika tumbuh sebagai penyakit dan sulit terlihat. Bila semakin membesar akan keluar terdorong oleh kotoran dan terus saja keluar sehingga mulai menganggu aktivitas seseorang.

 

Penyakit ambeien terbagi menjadi 4 (empat) stadium :

  1. Stadium 1 merupakan penyakit ambeien yang terjadi dengan munculnya tonjolan yang masih kecil dan belum keluar. Gejalanya adalah darah yang menetes setiap Anda selesai buang air besar.
  2. Stadium 2 : tonjolan yang sudah keluar namun ukurannya sedang. Gejalanya muncul jika selesai buang air besar, dan tonjolannya keluar namun setelah itu masuk kembali dengan sendirinya.
  3. Stadium 3 : ukuran dari tonjolan yang keluar tadi lebih besar dan gejalanya dirasakan setelah buang air besar. Tonjolan ini memerlukan bantuan tangan untuk membantu memasukkannya lagi.
  4. Stadium 4 : tonjolan ini besarnya bisa sampai seukuran bola tenis. Dan tonjolan ini tidak bisa masuk walaupun sudah didorong dan cara mengobati wasir untuk stadium ini adalah dengan melakukan operasi.

 

Perawatan awal untuk penyakit yang ringan hingga sedang meliputi peningkatan konsumsi serat, minum air putih minimal 8 gelas sehari untuk menjaga hidrasi, obat pengurang nyeri untuk membantu mengatasi nyeri, dan istirahat. Beberapa prosedur kecil dapat dilakukan jika gejalanya parah atau tidak membaik dengan penanganan konservatif. Pembedahan dibatasi hanya untuk pasien yang tidak membaik setelah berbagai tindakan tersebut dilakukan.

 

Pencegahan

Disarankan sejumlah langkah pencegahan, yaitu :

  • menghindari mengejan ketika buang air besar
  • menghindari konstipasi dan diare dengan mengonsumsi makanan serat tinggi dan meminum banyak cairan atau meminum suplemen serat
  • cukup berolahraga
  • mengurangi waktu yang digunakan untuk mencoba buang air besar, menghindari membaca ketika di toilet
  • menurunkan berat badan bagi orang yang kelebihan berat badan
  • menghindari mengangkat beban berat.

 

Jika anda ingin konsultasi mengenai penyakit ambeien, silahkan kunjungi :

Poliklinik Bedah Digestif RS Panti Waluyo

dengan dr Ida Bagus Budhi SA, Sp.BKBD

praktek setiap Selasa dan Kamis pkl 15.00 - selesai

*dari berbagai sumber

@mikhaelyon

Nama :
Email :
Pesan :

Total Pengunjung : 550821   Hits hari ini : 397   Total Hits : 2455362   Pengunjung Online : 3   IP Anda : 34.229.76.193