Apakah Anda Beresiko Terkena Diabetes Mellitus ???
Sabtu, 30 Mei 2015 - 16:21:01 WIB
Ditulis oleh : arsanto
Kategori: Umum - Dibaca: 1850 kali

Apakah Anda Beresiko Terkena Diabetes Mellitus ???

 

Diabetes mellitus (DM) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance), yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah.

 

Tanda-tanda dan gejala-gejalanya

Tanda-tanda klasik dari DM yang tidak diobati adalah hilangnya berat badan, polyuria (sering berkemih), polydipsia (sering haus), dan polyphagia (sering lapar). Gejala-gejalanya dapat berkembang sangat cepat (beberapa minggu atau bulan saja) pada diabetes tipe 1, sementara pada diabetes tipe 2 biasanya berkembang jauh lebih lambat dan mungkin tanpa gejala sama sekali atau tidak jelas.

 

Beberapa tanda-tanda lainnya dan gejala-gejalanya dapat menunjukkan adanya diabetes, meskipun hal ini tidak spesifik untuk diabetes, yaitu

  • pandangan yang kabur
  • sakit kepala
  • fatigue (lemas) 
  • penyembuhan luka yang lambat
  • gatal-gatal
  • perubahan ketajaman penglihatan

 

Penyakit ini dapat dideteksi dengan melakukan Tes Gula Darah Puasa dan Tes Gula Darah 2 jam setelah makan. Faktor risiko penyakit DM untuk kelompok usia dewasa tua (45 tahun ke atas), adalah : 

  • Kegemukan {BB (kg) > 120% BB ideal atau IMT > 27 (kg/m2)} IMT (Indeks Masa Tubuh) = Berat Badan (kg) dibagi kuadrat Tinggi Badan (meter). 
  • Tekanan darah tinggi (> 140/90 mmHg). 
  • Riwayat keluarga DM, ayah atau ibu atau saudara kandung ada yang terkena penyakit DM.
  • Riwayat kehamilan dengan BB lahir bayi > 4000 gram. 
  • Riwayat DM pada kehamilan.
  • Dislipidemia (HDL < 35 mg/dl dan atau Trigliserida > 250 mg/dl) 
  • Pernah TGT (Toleransi Glukosa Terganggu) atau GDPT (glukosa darah puasa terganggu).

 

Banyak orang berpendapat, bahwa orang kurus tidak dapat terkena diabete. Hal ini tidak benar, terutama orang kurus dengan perut buncit yang disebut obesitas sentral. Menurut Public Health England 2014, seseorang dengan perut buncit apakah kurus apakah gemuk dengan lingkar pinggang melebihi 80 centimeter bagi wanita dan melebihi 90 centimeter bagi pria memiliki tingkat risiko 7 kali lebih besar terkena diabetes daripada yang tidak buncit. Buncit berarti kelebihan asupan makanan dan mengundang terjadinya diabetes.

 

Untuk konsultasi apakah anda masuk ke dalam kriteria beresiko terkena Diabetes Mellitus, silahkan kunjungi Klinik Spesialis Penyakit Dalam di RS Panti Waluyo Surakarta dengan jadwal sebagai berikut:

 

  1. dr. Grendy F. Yonarko, M. Kes, Sp.PD : Senin – Sabtu pukul 09.00-14.00
  2. dr. Suradi Maryono, Sp.PD KHOM : Senin-Sabtu pkl 19.00-20.00 ; Senin pukul 08.00-09.00 
  3. dr. Tatar Sumanjar, Sp.PD : Senin, Rabu, Jumat pukul 14.00 – selesai 
  4. dr. Paulus Kusnanto, Sp.PD KGEH : Senin, Rabu, Kamis, Sabtu pukul 16.00 – selesai 
  5. dr. Wuryanto, Sp.PD KGH : Selasa, Kamis pukul 08.00 – 11.00 
  6. dr. Yulyani, Sp.PD : Selasa, Kamis, Sabtu pukul 15.00 – selesai

 

*Dari berbagai Sumber

@mikhaelyon

Berita Terkait
Nama :
Email :
Pesan :